Buka OnlineShop, Bentuk Bisnis yang Disarankan di 2014
Tidak sedikit pria atau wanita yang ingin mencoba berbisnis untuk menambah penghasilan. Namun melihat perekonomian sedang meningkat membuat beberapa dari mereka berpikir ulang. Pakar keuangan, Lisa Soemarto, mengatakan bahwa tidak ada salahnya mencoba berbagai peluang bisnis terutama saat masih single. Akan tetapi perlu dipikirkan jenisnya dan pengaruh ekonomi terhadap keuntungan.Lisa menuturkan, Dollar semakin bertambah dan inflasi kian meningkat. Bila bisnis yang akan dijalani menggunakan berbagai barang atau makanan dari luar negeri tentu berpengaruh besar terhadap usaha tersebut. Sebagai contoh, Anda memilih bisnis food and beverage. Untuk bersaing dengan kompetitor lainnya, Anda menggunakan bahan mentah dari negeri sebrang.
Ini tentu akan mempengaruhi modal dan nilai jual Anda. Saat Dollar ditransfer ke Rupiah harganya menjadi lebih tinggi sehingga berpengaruh terhadap pengeluaran. Oleh karena itu, Senior Partner dan Advisor di Akbar's Financial Check-up itu menyarankan agar membidik bisnis yang bisa mendatangkan keuntungan dalam mata uang asing baik Dollar maupun Euro.
Tidak mudah memang membuat usaha yang bisa menembus pasar internasional tapi jangan pernah takut mencoba. Menurut Lisa, salah satu bisnis yang bagus bagi pemula di dunia bisnis dengan pergolakan ekonomi seperti saat ini adalah membuka toko online.
"Mungkin salah satu cara kalau baru mau memulai itu adalah dengan membuka shopping online karena shopping online itu borderless ya, kita bisa jual keluar negeri juga. Mungkin bagi orang luar negeri Rupiah kita bisa murah daripada Dollar," ujar Lisa saat berbincang dengan Wolipop di kafe Pand'Or, Jalan Wijaya 1, Jakarta Selatan, Selasa (7/1/2014).
Kolektor tas high-end itu menambahkan, usaha apa pun seperti busana, sepatu, atau makanan bisa dilakukan secara online dan tidak menutup kemungkinan usaha tersebut masuk ke pasar internasional. Gunakan pula harga Dollar agar orang asing bisa membelinya. Tidak lupa memperhitungkan pengiriman serta kemasannya.
Perlu diingat, sebelum membangun usaha sebaiknya sudah menyiapkan modal dari beberapa tahun sebelumnya agar pengaturan keuangan tetap 'sehat'. Namun bagi Anda yang baru mau memulai bisnis tapi tidak memiliki modal, Lisa menyarankan agar bekerja sama dengan orang lain.
"Jalan lain kalau mau buat usaha tapi nggak ada modal bisa partnership," tutur Trainer International Association of Registered Financial Consultans (IARFC) itu.
Untuk mempelajari cara berbisnis online dan membuat toko online, silahkan klik Disini...
Tips Membuat Resolusi yang Realistis Agar Keuangan Membaik di 2014
Setiap orang memiliki
resolusi setiap tahun, akan tetapi, banyak yang gagal melakukannya terutama
ketika resolusi tersebut terkait dengan keuangan atau menambah penghasilan.
Tidak jarang dari mereka yang berharap bisa memiliki beberapa bisnis tapi selalu
gagal menjalankannya. Berikut tips membuat resolusi yang realistis agar
keuangan membaik di 2014.
1. Buat Daftar Resolusinya
Financial Planner, Lisa Soemarto, menyarankan agar membuat daftar resolusinya. Misalnya saja Anda berencana membangun bisnis, memiliki pekerjaan sampingan, mendapat promosi jabatan, atau pindah pekerjaan. Pikirkan secara matang, hal-hal apa yang Anda inginkan di 2014.
2. Tuliskan Daftarnya
Tidak hanya dipikirkan, tapi juga ditulis dalam notes atau gadget Anda. Tulis secara rinci rencana ke depan berikut tindakan yang akan dilakukan. Sebaiknya, hanya menuliskan hal-hal yang sudah pasti bisa dijalani.
"Ini ada hubungannya dengan orang lain juga, kalau mau bikin bisnis kan harus kerja sama dgn orang lain, jadi realistis saja. Akhir tahun sudah hitung-hitung itu dengan orang-orang yang akan kerja sama. Jadi kita sudah tahu ini bisa dijalani tahun depan apa nggak. Jadi yang kira-kira bisa dijalani langsung bikin list," jelas Lisa kepada Wolipop di kafe Pand'Or, Jakarta Selatan, Selasa (7/1/2014).
3. Buat Goal-nya
Lisa menyarankan agar membuat tujuan akhir dari resolusi tersebut. Sebagai contoh, bila berhasil menjalankan bisnis online shop busana anak, uangnya akan dipakai liburan bareng keluarga. Goal setting akan memotivasi Anda untuk mewujudkan resolusi tersebut.
"Goal itu kan jadi target kita, setiap tahun harus ada, dan itu akan memotivasi kita. Lalu jangan lupa kita lihat ke belakang, apa saja sih resolusi tahun kemarin yang belum tercapai. Apa yang menyebabkan nggak bisa, gimana tahun ini agar tercapai," saran Senior Partner dan Advisor di Akbar's Financial Check-up itu.
4. Disiplin Diri
Menurut Lisa, resolusi yang gagal itu karena tidak disiplin diri. Banyak orang hanya menuliskan resolusi dengan matang tapi kurang kemauan menjalankannya. Ingat, resolusi diwujudkan untuk diri sendiri bukan orang lain. Jadi bila gagal, itu hanya akan mempengaruhi keuangan Anda bukan orang lain.
1. Buat Daftar Resolusinya
Financial Planner, Lisa Soemarto, menyarankan agar membuat daftar resolusinya. Misalnya saja Anda berencana membangun bisnis, memiliki pekerjaan sampingan, mendapat promosi jabatan, atau pindah pekerjaan. Pikirkan secara matang, hal-hal apa yang Anda inginkan di 2014.
2. Tuliskan Daftarnya
Tidak hanya dipikirkan, tapi juga ditulis dalam notes atau gadget Anda. Tulis secara rinci rencana ke depan berikut tindakan yang akan dilakukan. Sebaiknya, hanya menuliskan hal-hal yang sudah pasti bisa dijalani.
"Ini ada hubungannya dengan orang lain juga, kalau mau bikin bisnis kan harus kerja sama dgn orang lain, jadi realistis saja. Akhir tahun sudah hitung-hitung itu dengan orang-orang yang akan kerja sama. Jadi kita sudah tahu ini bisa dijalani tahun depan apa nggak. Jadi yang kira-kira bisa dijalani langsung bikin list," jelas Lisa kepada Wolipop di kafe Pand'Or, Jakarta Selatan, Selasa (7/1/2014).
3. Buat Goal-nya
Lisa menyarankan agar membuat tujuan akhir dari resolusi tersebut. Sebagai contoh, bila berhasil menjalankan bisnis online shop busana anak, uangnya akan dipakai liburan bareng keluarga. Goal setting akan memotivasi Anda untuk mewujudkan resolusi tersebut.
"Goal itu kan jadi target kita, setiap tahun harus ada, dan itu akan memotivasi kita. Lalu jangan lupa kita lihat ke belakang, apa saja sih resolusi tahun kemarin yang belum tercapai. Apa yang menyebabkan nggak bisa, gimana tahun ini agar tercapai," saran Senior Partner dan Advisor di Akbar's Financial Check-up itu.
4. Disiplin Diri
Menurut Lisa, resolusi yang gagal itu karena tidak disiplin diri. Banyak orang hanya menuliskan resolusi dengan matang tapi kurang kemauan menjalankannya. Ingat, resolusi diwujudkan untuk diri sendiri bukan orang lain. Jadi bila gagal, itu hanya akan mempengaruhi keuangan Anda bukan orang lain.
6 Tips Tampil Cantik & Stylish untuk Ibu yang Baru Melahirkan
Setelah melahirkan,
banyak wanita yang tidak percaya diri untuk keluar rumah. Kalaupun pergi dari
rumah biasanya itu dilakukan untuk mengecek kesehatan atau imunisasi bayi ke
dokter. Apapun kondisinya, wanita pada dasarnya bisa terlihat cantik dan
stylish selama tahu aturannya. Berikut ini enam tips untuk ibu yang baru
melahirkan agar tampil cantik dan stylish:
1.
Percaya DiriPastinya kunci pertama untuk terlihat cantik adalah memiliki kepercayaan diri. Ketika Anda merasa percaya diri, aura yang sama akan keluar dengan sendirinya dan orang lain pun dapat melihatnya. Yakinkan diri bahwa memang wanita yang baru melahirkan memiliki kondisi sama seperti Anda. Kalaupun Anda kerap melihat di majalah atau televisi, selebriti terlihat cantik dan stylish ketika baru melahirkan, percayalah, itu juga mereka lakukan bukan tanpa usaha. Lagipula selebriti hanyalah segelintir dari banyaknya wanita di seluruh dunia.
2. Aksesori
Jangan ragu untuk menambahkan aksesori untuk membuat penampilan Anda lebih stylish. Anda bisa memakai scarf sebagai pemanis saat mengenakan kemeja atau kaos tanpa motif. Untuk kalung, pilih yang panjangnya hingga mencapai dada sehingga menciptakan ilusi membuat Anda terlihat lebih langsing. Hindari kalung yang menempel ketat di leher atau yang tidak terlalu panjang. Pemakaian aksesori ini selain membuat penampilan lebih stylish juga dapat membuat orang teralihkan pandangannya dari bagian tubuh yang Anda tidak percaya diri. Misalnya bagian wajah karena pipi masih chubby atau paha dan perut yang tampak berisi.
Jangan ragu untuk menambahkan aksesori untuk membuat penampilan Anda lebih stylish. Anda bisa memakai scarf sebagai pemanis saat mengenakan kemeja atau kaos tanpa motif. Untuk kalung, pilih yang panjangnya hingga mencapai dada sehingga menciptakan ilusi membuat Anda terlihat lebih langsing. Hindari kalung yang menempel ketat di leher atau yang tidak terlalu panjang. Pemakaian aksesori ini selain membuat penampilan lebih stylish juga dapat membuat orang teralihkan pandangannya dari bagian tubuh yang Anda tidak percaya diri. Misalnya bagian wajah karena pipi masih chubby atau paha dan perut yang tampak berisi.
3. Potong Rambut
Salah
satu aktivitas yang dirindukan wanita setelah melahirkan adalah memanjakan diri
di salon atau tempat spa. Pasca bayi lahir, biasanya sulit menemukan waktu
luang untuk mendatangi tempat-tempat tersebut. Kalaupun ada waktu itu pun tidak
banyak. Dengan waktu yang tidak lama tersebut ibu tetap bisa pergi ke salon.
Cukup dengan melakukan potong rambut atau cuci blow saja, wanita bisa merasa
bahagia karena penampilannya berbeda dan lebih segar.
4. Pakai Make-up
Setelah
melahirkan dan menghabiskan waktu sebagian besar di rumah saja bukan berarti
Anda harus selalu tampil apa adanya. Tidak ada salahnya untuk berdandan
sesekali untuk membuat mood merasa lebih baik. Cukup aplikasikan make-up dasar
seperti maskara, blush on dan lip gloss. Untuk menutupi kantung mata karena
lelah atau kurang tidur, sebelum ke luar rumah atau ketika akan bepergian Anda
bisa memakai concealer.
5. Hindari Pakai Baju Saat Hamil
Walaupun merasa masih gemuk bukan berarti Anda bisa tetap memakai baju selama hamil. Hanya baju-baju tertentu saja yang bisa Anda kenakan kembali setelah melahirkan, seperti atasan atau dress dengan potongan empire line. Mengenakan celana hamil yang bagian pinggangnya bisa disesuaikan sesuai ukuran perut, sebaiknya dihindari. Celana tersebut akan membuat penampilan Anda terlihat seperti masih hamil.
Walaupun merasa masih gemuk bukan berarti Anda bisa tetap memakai baju selama hamil. Hanya baju-baju tertentu saja yang bisa Anda kenakan kembali setelah melahirkan, seperti atasan atau dress dengan potongan empire line. Mengenakan celana hamil yang bagian pinggangnya bisa disesuaikan sesuai ukuran perut, sebaiknya dihindari. Celana tersebut akan membuat penampilan Anda terlihat seperti masih hamil.
6. Beli Baju BaruJika ingin menimbulkan ilusi tubuh lebih langsing, beli baju baru yang memiliki potongan v-neck atau jenis apapun yang memperlihatkan bagian tubuh atas. Untuk bawahan, hindari mengenakan rok midi (kecuali tubuh Anda tinggi) karena akan membuat Anda terlihat lebih pendek. Pilih rok di atas lutut atau maxi. Sedangkan untuk celana, jangan kenakan celana model hipster karena perut Anda yang masih tampak berisi akan semakin terekspos. Sebagai pelengkap penampilan, pilih alas kaki yang membuat tubuh lebih terlihat tinggi. Agar tetap nyaman selama berjalan sambil menggendong bayi, Anda bisa menggunakan wedges yang haknya sekitar 2 cm.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar